You Are Here: Home > event > Circumcision-Based-Examination-(CUBE)

Circumcision Based Examination (CUBE)

From 2017-06-11 To 2017-06-18 | 0 Comments

Salah satu pilosofi dari AMSA-UMI adalah action, dimana sering kita wujudkan dalam bentul social act atau bakti sosial. Pada Social act kali ini, kami bekerja sama dengan YKAKI yaitu Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia untuk mengadakan kegiatan bermain bersama anak - anak penderita kanker di RS Wahidin Sudirohusodo.  Ada yang special dari kegiatan ini karena diketuai oleh seorang perempuan, Munawwarah.

Kegiatan ini dimulai dari pagi hari, pertama kami mengunjungi "Rumah Singgah YKAKI" dimana rumah ini seperti sekolah bagi anak penderita kanker sendiri, cuman karena hari itu adalah hari libur mereka, sehingga tidak banyak dari anak penderita kanker yang bisa kami temui dan ajak bermain. Sehingga, kami pun langsung beranjak ke RS Wahidin Sudirohusodo, tepatnya di lontara 4, terdapat ruangan yang tidak begitu luas tetapi sangat nyaman bagi anak penderita kanker untuk bermain dan belajar. Kami pun menyiapkan balon dan mainan yang akan kami berikan kepada anak - anak nanti diruangan tersebut dan tidak lupa untuk kelancaran acara kami mulai dengan doa dan briefing. Hari itu kami pun didampingi oleh salah satu member kami yaitu kakanda dr. Berry Erida Hasbi.

Kami pun bergegas ke kamar anak - anak penderita kanker dengan membawa balon dan beberapa mainan seperti puzzle dan buku berwarna, tidak hanya itu kami pun menemani mereka untuk bermain sejenak. Sembari anak - anak bermain, diantara kami ada yang bercerita dengan orang tua yang memiliki anak penderita kanker. Kami sangat kagum dengan ketegaran dan keikhlasan ayah dan ibu dari anak - anak ini, tidak ada kata lelah atau capek yang keluar dari mulut mereka ketika menceritakan bagaimana mereka menemani dan menguatkan anak mereka untuk berjuang melawah penyakit yang ganas ini.

Setelah bermain di kamar, kami mengajak mereka dan orang tua nya ke ruangan YKAKI dan melakukan beberapa games sederhana, seperti melempar bola kedalam ember. Ya games ini sangat sederhana tapi dapat membuat mereka tertawa dan menghilangkan kebosanan mereka yang hanya berbaring di tempat tidur saja. Tidak hanya itu kami pun juga bernyanyi bersama, tidak hanya anak - anak dan panitia, para orang tua pun ikut senang melihat anaknya bisa tertawa.

Tidak hanya dari orang tua, Kami belajar banyak hal juga dari anak - anak ini. Di umur yang masih sangat muda ini, dimana mereka seharusnya bermain di luar sana tetapi hanya bisa berbaring di tempat tidur, mereka masih bisa bersyukur dan mengerti bahwa mereka harus terus berjuang melawan penyakit ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan kepada anak - anak spesial ini.

COMMENTS

  • Name:


    Email:

    *Example: amsaumi@gmail.com